dalam Psikologi

Sikap Hedonisme – Hai Kawula Muda, kamu pernah gak sekali waktu kamu merasa jadi mahasiswa hedonis? Atau mungkin pernah seorang teman bilang kalo kamu itu hedonisme?.

Kata-kata ini mungkin sering kamu denger meskipun belum kamu tau artinya. Terus apa sih sebenarnya arti hedonis itu? Bukannya keluarga hedonis adalah keluarga yang didamba-dambakan semua orang? Eh, itu harmonis ding. Oke, back to topic.

Jadi, dikutip dari wikipedia,com, hedonis ini adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan.

Orang-orang yang hedonis menjadikan kesenangan atau kenikmatan sebagai tujuan hidup mereka. Negatifnya, demi mendapat kenikmatan itu, seringkali mereka menghalalkan segala cara. Hiii serem juga yah…

Sebenarnya gak ada salahnya kita mencari kesenangan ya. Tetapi jangan sampai mengorbankan segalanya demi mendapatkan kesenangan, bisa jadi kuliahmu bakal terancam. Gak mau, kan?

Lalu kira-kira apa aja sih perilaku hedonis mahasiswa yang dikhawatirkan bisa menjadi ancaman bagi kuliahmu?. Nah berikut ini adalah beberapa petikkannya:

1. Cenderung apatis dengan perkuliahan. Saat kelas sering bolos, giliran hang out gak pernah absen

Mahasiswa yang hedonis, biasanya memiliki kecenderungan untuk apatis dengan perkuliahan. Asal terdaftar sebagai mahasiswa saja, selebihnya banyak menghabiskan waktu untuk bermain dengan teman-teman. Gimana mau lulus kuliahnya kalo kamu kayak gini hayo?

2. Cenderung bergaya hidup mewah meskipun sebenarnya gak sesuai sama hati nurani kamu

Karena yang dituju adalah kesenangan, tentu saja mahasiswa hedonis sibuk memuaskan diri dengan segala sesuatu yang mewah. Gak masalah kalo berasal dari keluarga berada.

Kalo dari keluarga gak punya, gimana? Biasanya bakal melakukan apapun demi memenuhi gaya hidupnya. Selain efek jangka pendeknya bisa bikin keadaan finansial kamu berada diambang kebangkrutan, hal ini lambat laun juga pasti akan menghambat kuliah.

3. Lebih condong pada hasil akhir, bukan mendapatkan pengalaman dari susah payahnya sebuah proses

Lagi-lagi, karena tujuannya kesenangan, golongan ini gak mau susah payah menjalani proses, yang penting hasil akhirnya enak. Nah, kira-kira apa yang menghasilkan banyak dengan usaha sedikit? Pikir sendiri.

4. Cepat menghabiskan uang yang kamu miliki. Mau dalam jumlah besar atau sedikit pasti ludes

Hampir miri dengan poin nomer 2, kamu gak akan pernah bisa lama-lama pegang duit. Seberapa banyak pun uang yang diberikan orang tua, langsung ludes dalam sekejap.

Hati-hati, Jangan-jangan, kamu terlalu boros. Seringkali menghabiskan uang hanya demi memenuhi nafsu belaka. Jangan sampai uang untuk SPP kuliah, kamu gunakan untuk senang-senang. Duit habis, kuliah buyar.

5. Sangat up to date dalam hal penampilan meskipun kondisi pas-pasan

Inner beauty sih gak penting buat golongan ini. Yang terpenting adalah membuat penampilan selalu up to date, mewah dan berkelas. Seringkali, demi membeli barang-barang yang up to date, mereka sampai melupakan urusan yang utama, yaitu belajar. Aduh jangan sampe deh kamu mengikuti gaya hidup seperti yang disebutkan diatas ya.

Tulis Komentar

Komentar