dalam Love

Cara Ngebedain Harapan Asli Atau Palsu – Saat sedang merasa bahagia dengan seseorang, kadang kita lupa dan nggak sadar menaruh harapan pada orang itu dan nggak mikirin apa yang akan terjadi ke depan. Iyalah, lagi seneng ngapain mikirin yang aneh-aneh. Toh ya, itu kan pertanda baik.

Tunggu duluuuu, bisa aja baru aja kenyang senang seharian, besoknya kenyang sama air mata, nangis semalaman. Sedih, kecewa, marah. Ternyata kamu tau si dia deket dan malah jadian sama yang lain, alias PHP-in kamu.

Alhasil, bagai makan buah simalakama, serba salah jadinya. Mau benci tapi terlanjur sayang, mau sayang tapi harapan dan kepercayaan udah hancur dan terkoyak karena kenyataannya si dia bukan milik kamu.

“Biasanya, orang yang mudah ngerasa nyaman dan menganggap dapat harapan pas dibaikin sama seseorang, adalah orang yang sering disakiti oleh orang lain.” – Alitt

Tapi tenang aja, Kanda punya solusinya supaya kamu nggak kejebak dan tau cara membedakannya. Lawse. ~

Jangan gede rasa

Kebanyakan yang jadi korban harapan palsu adalah mereka yang gampang gede rasa saat diperlakukan istimewa, lalu gak lama jatuh cinta. Itulah pangkal masalah dari kasus PHP. Si dia yang merasa biasa aja memperlakukan itu, eh, jantung kamu langsung kembang kempis. Mengira kalo dia suka sama kamu.

Sampai suatu ketika kamu tau ternyata dia memperlakukan kamu sama halnya seperti dia memperlakukan orang lain yang dekat dengannya. Dengan begitu, kamu gak bisa serta merta dong menyalahkan si dia itu brengsek…, atau kamu yang ngarep?

Memberi kebaikan, bukan berarti memberi harapan

Orang yang jatuh cinta emang suka buta, gak bisa bedain mana yang sekedar kebaikan, mana yang harapan. Tapi tetep bisa bedain mana tas asli mana yang KW. Kenapa? Karena saat itu kamu menutup mata dan membayangkan hal indah di balik kebaikan itu, nyatanya, belum tentu sama sekali.

Padahal kan, nggak semua kebaikan itu adalah harapan. Bisa jadi orang yang baik sama kamu itu emang pada dasarnya baik…, ke semua orang. Jadi ketika dia berbuat baik sama kamu, ya itu sama aja dia berbuat baik ke orang lain.

…, tapi kamu nanggepinnya berlebihan.

Cari tau latar belakangnya

Nggak ada salahnya mencari informasi tentang orang yang deketin kamu, alias track record-nya. Tapi bukan berarti kamu harus mengorek masa lalunya terlalu mendalam menyangkut semua privasinya, bukan. Itu sih namanya kurang kerjaan.

Hanya untuk memastikan ‘siapa yang sedang deketin kamu.’ Dengan tau bagaimana dulunya si dia, itu bisa jadi bekal kepercayaan kamu untuk menitipkan harapan kepadanya semoga dia bukan cowok modus yang sering PHP-in cewek.

Perhatikan cara dia berkomunikasi

Kebanyakan cowok PHP itu yang mulutnya manis banget, saking manisnya semut pada periksa gigi secara berkala. Dalam tahap perkenalan, demi tidak terjadinya kecerobohan hati akibat ‘yang manis-manis’, hindari cowok yang kalo ngomong atau nge-chat, kalimatnya tuh lebay –ditambah janji– beserta emot yang-belum-seharusnya-begitu. Bikin ilfeel.

Juga perhatikan cara dia menanggapi apa yang lagi dibahas dan jawaban dari tiap pertanyaan kamu. Kalo lagi ketemu, liat gestur tubuhnya, tatapan matanya, intonasi nadanya. Dan apakah dia tenggelam dalam percakapan, atau sibuk dengan hengpon-nya.

Dari situ kamu akan memperhatikan detail-detail kecil dan kebiasaan yang secara nggak langsung menunjukkan dia itu cowok PHP atau modus.

Liat seberapa berusaha dia deketin kamu

Kisanak, ketahuilah, cinta yang hebat itu nggak didapatkan dengan mudah, tetapi berasal dari usaha yang nyaris menyerah.

Karena kebanyakan korban PHP itu cewek. Janganlah jadi cewek yang terlalu gampang menerima, pula terlalu sadis menolak. Tarik-ulur boleh, tapi jangan malah mainin cowok. Mari girls, buka mata kamu lebar-lebar untuk melihat sisi tulus yang ditunjukkan seorang cowok, dengan cara memperhatikan konsistensi usaha dia dalam mendapatkan hatimu.

Caranya, gunakan naluri kamu sebagai cewek dengan niat ingin dapetin pacar yang baik. Cari tau siapa dia dan apakah hal baik yang dia berikan ke kamu juga diberikan ke cewek lain? Kemudian, lihatlah usaha apa aja yang udah dia lakukan untuk kamu dan bagaimana dia melakukannya. Setiap usaha yang dia lakukan adalah harapan dia, percaya deh.

Jadi kalo dia memang sungguh-sungguh berusaha dapetin kamu, udah tau kan dia tipe cowok apa?

Jangan berharap terlalu besar

Rasa seperti suka, sayang, dan cinta itu memang terlahir dengan sendirinya oleh ibu bernama harapan. Dan sebaiknya kamu bisa mengontrol perasaan itu karena nggak ada yang menjamin si dia serius atau PHP, oleh karena itu berharaplah sewajarnya.

Ibarat meniup balon, janganlah meniup balon itu hingga besar. Supaya ketika balon itu pecah, suaranya nggak menggelegar dan ngagetin kamu. Sama halnya seperti berharap. Ketika kamu berharap sewajarnya, itu akan menyelamatkan hatimu dari jurang kekecewaan ketika mendapati kenyataan dia adalah PHP, tapi jika kenyataannya dia serius, ya tinggal berharap dia adalah orang yang tepat. Sesederhana itu.

Ribet ya? Sebenarnya enggak kok, itu sebanding dengan memperkecil risiko kamu jadi korban PHP. Seriously, kalo kamu emang pengin dapetin pacar yang tulus, bukan modus.

Yang membuat kita terjebak dari harapan palsu adalah menilai dan menyimpulkan terlalu cepat sebuah kebaikan sebagai harapan, padahal kan nggak selalu begitu. Baik belum tentu dia suka sama kamu, baik belum tentu dia ngedeketin kamu, dan baik belum tentu HARAPAN. Catet jangan sampai lupa, supaya kejadian menyakitkan ini nggak pernah lagi terjadi.

Dia yang tulus mencintaimu, pasti nggak akan pernah mempermainkanmu.

Okay, sekarang Kanda mau nanya, di antara kamu-kamu siapa aja yang pernah di PHP-in? Hayooo curhatin pengalaman kamu di kolom comments bareng-bareng yuk. ~

Tulis Komentar

Komentar