dalam Sosial

Manfaat Menjadi Relawan Sosial – Pemuda yang luar biasa tidak hanya mengandalkan buku dan proses belajar di dalam kelas, akan tetapi ia juga selalu berusaha membentuk kepribadian dengan berinteraksi dengan orang lain, baik itu teman maupun masyarakat sekitar.

Nah, salah satu hal yang bisa kamu lakukan untuk membentuk kepribadian misalnya adalah dengan menjadi relawan. Meskipun menjadi relawan tidak memungkinkanmu untuk mendapatkan gaji yang setimpal dengan apa yang kamu kerjakan, namun setidaknya kamu bisa mendapatkan banyak hal yang positif. Tanyakan pada diri kamu deh, apakah kebahagiaan itu selalu berbentuk uang?. Jika hati kamu mengatakan tidak, maka menjadi relawan tentu bisa menjadi salah satu profesi yang patut kamu pertimbangkan.

Kira-kira hal-hal apa saja sih manfaat positif yang bisa kamu ambil saat menjadi relawan?. Nih penjelasan lengkapnya agar kamu tambah yakin untuk menjadi
relawan.

1. Pergaulan yang kamu dapatkan dengan menjadi seorang relawan pasti jauh lebih luas

Saat menjadi relawan dalam naungan sebuah organisasi, kamu akan menemukan teman- teman baru dari latar belakang yang berbeda-beda. Bergabung menjadi relawan anak kanker, kamu akan menemukan teman-teman yang pandai melawak. Bergabung menjadi relawan anak jalanan, kamu akan menemukan teman-teman yang sangat kreatif mengolah barang bekas menjadi barang yang berguna. Bergabung menjadi relawan pendidikan, kamu bisa bertemu dengan tokoh-tokoh pendidikan seperti Anies Baswedan selaku Founder Indonesia Mengajar atau bisa juga berbagi ilmu dan pengalaman bersama para Pengajar Muda. Bertemu dengan mereka tentu akan membuat pergaulanmu menjadi semakin lebih luas bukan?.

2. Kamu bisa mendapatkan kesempatan yang besar untuk bisa mengenal diri kamu sendiri

Dengan menjadi relawan, kamu akan lebih mengenal dirimu sendiri. Saat kamu dihadapkan dengan masalah, apakah kamu akan bertindak cepat atau mendiamkannya. Kamu juga bisa lebih mengenal bagaimana lingkunganmu dan belajar bagaimana bertanggung jawab terhadap kewajiban dan lingkungan sekitar. Bahkan kamu bisa menggali potensi terpendam dalam dirimu, misalnya kamu ternyata memiliki bakat memotivasi, menghibur orang lain atau mampu menjadi motivator bagi korban bencana sehingga membuat mereka tetap tersenyum. Tuh, keren banget kan?.

3. Melihat sesuatu bukan seperti orang kebanyakan. Kamu bisa melihatnya dari sudut perspektif yang berbeda

Pengalaman menjadi relawan akan membuatmu membuka mata bahwa apa yang berjalan baik seperti di tayangan televisi, ternyata tidak berjalan baik di kenyataan. Jika selama ini kamu sibuk mencela kerja pemerintah yang lambat dalam menyampaikan bantuan kepada korban bencana, saat menjadi relawan kamu akan mengerti mengapa bantuan itu terlambat sampai. Kamu akan merasakan sendiri bagaimana sulitnya medan yang harus dilalui untuk sampai ke tempat pengungsian. Begitu juga saat kamu menjadi relawan sebuah acara yang menampilkan seorang public figure. Jika dalam tayangan televisi ia terlihat seperti sosok yang serius, saat di belakang panggung kamu akan melihat bahwa sebenarnya ia juga manusia biasa yang butuh tertawa. Apalagi bila kamu menjadi relawan di daerah tertinggal, kamu akan melihat bahwa Indonesia tidak hanya Jawa dan Bali yang selalu ramai dibicarakan. Akan tetapi Indonesia adalah dari Sabang sampai Merauke. Betul gak?.

4. Jadi seorang relawan bisa memberikan kamu nilai tambah di bidang pekerjaan dan karir

Umumnya orang-orang yang pernah menjadi relawan memiliki peluang berkarir lebih besar. Selain networking luas yang kamu dapatkan setelah menjadi relawan, kamu juga akan dianggap memiliki nilai tambah saat melamar pekerjaan. Mengapa? Karena pekerjaan menjadi relawan adalah pekerjaan yang tulus sehingga mereka menganggap kamu juga bisa tulus saat bekerja bersama mereka. Menjadi relawan juga membuat pengalamanmu bertambah, apalagi bila itu berkenaan dengan minatmu. Misalnya, jika kamu ingin menjadi guru, kamu bisa menjadi relawan pengajar dan bidang pendidikan lainnya. Jika kamu ingin bekerja di bidang penanggulangan bencana, kamu bisa menjadi relawan kemanusiaan.

5. Kamu bisa mendapatkan kebahagiaan yang hakiki dari kegiatan sosial kamu

Menjadi relawan berarti siap mendedikasikan dirinya untuk terlibat dalam berbagai kegiatan yang diadakan organisasi tersebut dalam keadaan apapun, baik suka maupun duka. Umumnya depresi muncul saat kita tidak melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Saat menjadi relawan, kamu tidak hanya bisa membantu orang lain, tapi juga membantu dirimu sendiri untuk optimis menghadapi masalah. Mengapa? Karena saat menolong orang lain, akan timbul pikiran positif bahwa diri ini ternyata bermanfaat bagi orang lain, sehingga timbullah rasa bahagia itu baik kamu sadari atau pun tidak.

6. Mengikis pemikiran konvensional bahwa uang adalah segalanya yang bisa membuat bahagia

Saat menjadi relawan, pikiran kamu akan terbentuk untuk tidak menilai segala sesuatu dengan uang. Benar apa kata orang, bahagia itu sederhana. Saat kamu berempati, tulus menolong sesama, melindungi flora dan fauna dari kelangkaan, dan sebagainya, kamu akan melihat bahwa kebahagiaan tidak hanya persoalan uang.

Nah, bagaimana?. Apakah kamu tertarik menjadi relawan? Kamu bisa memulainya dengan browsing di internet atau berlangganan email dari situs indorelawan.org. Menjadi relawan memang membutuhkan komitmen, namun saat kamu sudah menjajalnya, dijamin kamu akan ketagihan dan ingin terus melayani sesama. So, keep positif yah!

Tulis Komentar

Komentar