dalam Psikologi, Sosial

Akibat & Dampak Perselingkuhan

Pernahkah kita memikirkan akibat & dampak perselingkuhan ? Suami selingkuh, istri selingkuh, dan anak yang menjadi korban perselingkuhan. Semua orang berpotensi melakukan perselingkuhan, apakah itu pria ataupun wanita, dan itu teramat sangat manusiawi.

Pada umumnya, perselingkuhan adalah awal dari perceraian, atau mungkin beristri dua atau bahkan tiga. Dan pada umumnya perselingkuhan itu menyebabkan anak-anak mengalami ketidakseimbangan mental, yang biasanya melampiaskan kemarahan mereka melalui cara-cara yang tidak baik, melanggar norma sosial ataupun agama, mulai dari pergaulan atau bahkan yang jauh lebih buruk lagi.

Coba kita bayangkan, misalnya kita berselingkuh tanpa sepengetahuan keluarga kita, yang artinya kita membohongi suami ataupun istri kita. Lalu bagaimana jika istri kita ditidurri oleh orang lain ? Lalu bagaimana apabila suami kita tidurr dengan perempuan lain ? Lalu bagaimana perasaan anak-anak kita apabila mengetahui kita berselingkuh dengan orang lain ? Apa yang kita rasakan ? Masih meneruskan ataukah berhenti begitu saja ?

Baca juga:
Cerai Bisa Menggangu Kesehatan Bahkan Setelah Nikah Lagi

Perselingkuhan pada umumnya terjadi karena sifat egois seseorang, atau dengan alasan ketidakpuasan dalam berhubungan s*ks, masalah ekonomi, dan lain sebagainya. Dan dampak atau akibat dari suatu perselingkuhan adalah munculnya dendam dari pihak yang merasa disakiti, dan bahkan ada banyak kasus yang berakhir dengan pembunuhan.

Banyak cerita tentang perselingkuhan yang berakibat munculnya perselingkuhan yang bermotif dendam, misalnya karena si suami kepergok selingkuh, maka si istri juga membalasnya dengan berselingkuh juga. Lalu bagaimana dengan anak-anak mereka ? Dan lagi-lagi anak dijadikan korban dari permasalahan itu.

Jika berbicara tentang dampak atau akibat dari sebuah perselingkuhan, bisa-bisa menjadi sebuah artikel yang super panjang, dan pastinya itu akan sangat melelahkan.

Tulis Komentar

Komentar