dalam Psikologi

Dalam film romantis ada dua kemungkinan akhir jalan cerita, yaitu Happy ending dan sad Ending. Happy ending berarti dua pasangan dalam film ini bahagia selamanya.

Walau banyak rintangan yang menerjang hubunganya, mereka tetap teguh akan cintanya. Berbeda dengan sad ending, akhir cerita cinta ini menyedihkan. Harapan untuk bersamanya tuk selamanya pupus sudah. Dengan berbagai alasanya, cinta mereka tak dapat menyatu sampai akhir. begitupun dengan kisah kita bersama pasanga.

alau banyak rintangan yang menerjang hubunganya, mereka tetap teguh akan cintanya. Berbeda dengan sad ending, akhir cerita cinta ini menyedihkan. Harapan untuk bersamanya tuk selamanya pupus sudah. Dengan berbagai alasanya, cinta mereka tak dapat menyatu sampai akhir. begitupun dengan kisah kita bersama pasanga.

Ada yang hubunganya happy ending sampai pernikahan dan sampai akhir hayat, ada juga yang berpisah atau putus sebelum melangkah sejauh itu.hari – hari pasca putus adalah hari – hari yang cukup sulit untuk dilalui, karena hari mungkin tetap ada tujuh, satu hari juga tetap 24 jam, tapi ketidak hadiran dia disisi kadang membuat hati gegana.
Zona yang kita tempati setelah putus adalah zona move on.

Baca juga: Gagal Move on? kasiah deh

Zona dimana hati kita mencoba melangkah kedepan melupakan dia yang telah mewarnai langkah kita di masa lalu. tak mudah memang, tapi jika kita sungguh – sungguh dengan perasaan move on itu sendiri, maka melangkah kedepan pasti bisa dilalui.

Tapi kadang ada juga beberapa insan yang tidak bisa atau mungkin tidak mau move on dari masa lalunya. Mereka merasa bahwa memang dia yang terbaik untuk kita atau tidak ada yang lebih dari dia. Walau status sudah mantan, tapi jiwa raganya tak dapat menjadikan dia sebagai mantan karena dia teteap nomor satu di hati.

Disini penulis akan memberikan beberapa alasan gagal move on kektika baru saja putus dengan kekasihnya.

1. Cinta sudah benar – benar untuknya

Salah satu penyebab gagal move on adalah cinta yang sudah benar – benar utuh untuknya. Benih cinta yang ada di hati kita sudah menjadi milik dia seorang. walaupun ada yang lebih – lebih baik darinya, tapi hati tetap di goyah untuk tetap mempercayainya bahwa dialah yang memang terbaik untuk kita.

2. Kenangan yang Indah

Dalam satu kisah cinta, pasti ada kenangan yang dirasa. Saat dinner berdua, jalan – jalan berdua bahkan hal hal kecil pun tak terlewatkan untuk kita kenang. Kenangan – kenangan itu mengalir merdu dipikirkan kita. Tak bisa dihapus semudah menghapus pensil dengan karet, karena kenangan terindah akan selalu melekat dipikiran seorang manusia. Kenangan ini juga berpengaruh dalam proses gagal move on nya hati kita kepadanya.

3. Alasan putus yang bisa dimaklumi

Dalam usainya suatu hubungan, pasti ada suatu masalah yang menyebabkanya.Kadang masalah serius seperti perselingkuhan dengan orang yang dekat denga kita sampai hal sepele seperti tidak memberi balasan selama 5 menit saat di SMS oleh si dia sebelumnya. Saat alasan sepele menjadi penyebabnya, sepertinya itu hanyalah rasa amarah sesaat yang memuncak.Gagal move on akan terjadi saat kita percaya dan berpikir bahwa hal seperti ini masih bisa kita mengerti dan percaya bahwa dia juga merasakanya.

4. Percaya bahwa dia akan kembali

walau hubungan telah usai dan sudah berjalan masing – masing, tapi jika kita masih memiliki kepercayaan bahwa dia akan kembali, maka ini juga alasan gagalnya move on. Tak peduli sejauh apapun si dia berkelana, kita masih percaya dan masih membuka pintu untuk dia pulang menuju hati kita lagi.

Ini beberapa alasan gagalnya move on versi penulis. Move on atau gagal move on adalah pilihan kita sendiri. Mantapkan hati dan mulailah memilih tindakan yang ingin benar – benar anda lakukan setelah putus, Langsung move on atau tidak move on. Semoga pilihan yang kalian pilih adalah yang terbaik untuk kebahagian anda.

Tulis Komentar

Komentar