dalam Kesehatan

Cabut Gigi: Lempar ke Genteng, Kubur di Tanah?

Waktu kecil dulu, dan mungkin sampe sekarang, ada mitos yang mengatakan kalo habis cabut gigi susu, suruh lempar giginya ke genteng atau dikubur ditanah, supaya gigi yang ngegantiinnya bisa cepet tumbuhnya. Tapi tergantung lokasi pencabutannya juga.

Yang dilempar ke genteng tuh, gigi bawah. Soalnya kalo gigi bawah dikubur di tanah, nanti malah jadi lama tumbuhnya.

Gitu juga gigi atas. Harus dikubur di tanah. Kalo dilempar ke genteng , bisa lama  juga jadinya tumbuhnya nanti.

Gag berlaku buat gigi permanen 🙂

Well, sebenernya ini lebih ke arah sugesti dan gag ada bener-benernya.

Cepat lambatnya pertumbuhan gigi gag ditentukan lokasi persemayaman terakhir.

Tapi ditentukan oleh faktor-faktor lain tertentu.

Pertama, faktor makanan.

Banyak mengkonsumsi makanan dengan tekstur yang keras lebih berpotensi untuk gigi tumbuh lebih cepat.

Soalnya benih gigi yang ada, “terangsang” [atau terstimulasi] oleh tekstur makanan yang keras dan padat tersebut.

Baca juga:
Penyebab Gigi Sensitif Yang Sering Diabaikan

Tapi bukan berarti harus makan batako atau pagar besi cor ya..

Lebih ke buah-buahan seperti apel, ato daging-dagingan.

Bisa juga make metode alternatif. Gigit-gigit mainan.

Yang aman sesuai umur ya 🙂

Kedua, kepadatan tulang.

Tulang yang lebih padat, lebih sulit ditembus oleh benih gigi. Jadi pertumbuhannya agak “terhmabat.

Mau dilempar ke atas Monas atau dibuang ke Samudra Hindia-pun, kalo tulangnya padat, percuma aja.

Tetep aja gigi-nya akan lama numbuh.

Ketiga, faktor usia atau umur.

Gigi yang dicabut terlalu cepat sebelum waktunya, sebelum usianya mencukupi, mempengaruhi pertumbuhan gigi penggantinya.

Sugesti lempar kubur ini dalam beberapa kasus, mungkin berpengaruh. Tapi yang pasti, 3 faktor diatas lebih berpengaruh.

Konsultasi ke doktergigi lebih baik lagi 🙂

Jadi, masih mau menggunakan sistem lempar kubur lagi?

Tulis Komentar

Komentar