dalam Ideas

Deg-degan itu wajar, karena rasa deg-degan itu timbul ketika kita pengin menampilkan penampilan yang terbaik. Alhasil, karena mikir yang enggak-enggak, yang timbul di pikiran kita malah hal-hal yang nggak diinginkan. Semakin banyak pikiran, semakin grogi. Misalnya kayak mau nembak gebetan. Dari awal pasti udah ada rencana yang pengin dilakuin, tapi karena mikirnya udah takut A takut B, alhasil, deg-degan, keringetan, mulut gagap.

Buat kalian yang lagi mengalami grogi atau deg-degan, ini ada sedikit tips buat ngilanginnya:

Persiapan

Percaya deh, ketika kalian menguasai ‘materi’ yang ingin kalian lakukan, deg-degan itu nggak akan ada. Kalaupun ada, pasti sebentar.

Karena kalau udah menguasai, semua raga kita seolah-olah mengirim sinyal “Siap gerak!”. Dan ketika hal yang nggak diinginkan itu terjadi, kita akan tau apa yang harus kita lakuin. Terutama, mulut dan otak. Jadi nggak akan gagap lagi.

Berdoa

Deg-degan itu pada dasarnya hanya sugesti. Tepatnya, deg-degan timbul karena sugesti negatif. Dengan kalian berdoa, sugesti kalian akan positif karena pasrah.

Ya, orang yang berdoa itu artinya pasrah. Siap menerima konsekuensi apapun yang akan dialami. Tentu, harus diimbangi dengan usaha. Berdoa aja tanpa usaha mana ada ngaruhnya.

Atur Napas dan Berpikir Positif

Kalau lagi deg-degan, jantung berdetak lebih cepat dari biasanya. Jantung serasa kayak abis marathon.

Dalam dunia olahraga, kalau jantung berdetak dengan cepat, bisa diatasi dengan mengatur napas. Mengambil napas panjang, lalu membuangnya dengan perlahan.

Nah, tapi jangan lupa, dibarengi dengan berpikir positif.  Biar deg-degannya hilang.

Dengerin Lagu

Kalau fokus kalian terus-terusan ke hal yang bikin deg-degan, ya bakalan terus deg-degan. Maka dari itu, coba alihkan dengan cara dengerin lagu. Banyak atlet yang biar mereka enjoy di dalam pertandingan, waktu pemanasan, mereka pake headset. Ya itu tujuannya, biar nggak deg-degan dan rileks.

Cerita Sama Orang

Kadang deg-degan juga timbul karena terlalu banyak kegelisahan di pikiran. Maka dari itu, biar berkurang, coba ceritakan kegelisahanmu ke orang. Biasanya dengan begitu kita jadi lebih tenang. Apalagi kalau temanmu mendengarkan, lalu ngasih pernyataan-pernyataan yang bikin kita mikir, “Wah iya juga ya!”

Semua orang tentu punya ritual masing-masing buat ngilangin deg-degan. Nah, kalau kalian gimana ngilanginnya?

Tulis Komentar

Komentar