dalam Blog, Kesehatan

Kolesterol dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai penyakit. Kolesterol yang tinggi tidak hanya dialami oleh orang yang bertubuh gemuk, tapi orang yang kurus tidak berarti kolesterolnya rendah. Ini juga dapat menimpa orang-orang yang masih muda, berbagai kalangan umur, harus berusaha menjalani pola hidup yang sehat agar dapat menjaga kolesterol dalam darahnya tetap normal. 

KOLESTEROL adalah salah satu zat gizi dari jenis lemak yang penting bagi tubuh. Kolesterol memberi cadangan energi paling tinggi jika dibanding dengan karbohidrat, vitamin dan mineral.Kolesterol juga diperlukan dalam pembentukan sel-sel dalam tubuh, sebagai bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid dan asam empedu untuk proses emulsi lemak. Selain diproduksi dalam tubuh, kolesterol juga bisa didapat dari makanan seperti kuning telur, kerang-kerangan, kepiting, jeroan, dan susu.

Karena sifatnya yang tidak terlalu larut dalam darah, maka kolesterol butuh bantuan untuk dapat beredar dalam pembuluh darah. “Kendaraan” pembawa lemak itu bernama lipoprotein.

Dalam menjalankan fungsinya, kolesterol yang memiliki kepadatan protein lebih rendah, yaitu VLDL, ILDL, dan LDL mudah sekali menempel dalam dinding pembuluh darah koroner; sehingga dapat menimbulkan plak. Karenanya tiga jenis lemak tersebut sering disebut lemak jahat. Timbunan plak pada dinding pembuluh darah lebih jauh, dapat menyebabkan stroke, serangan jantung, dan lainnya.

Untuk menurunkan kadar LDL secara alami, asupan lemak jenuh perlu dikurangi. Sebaliknya, konsumsi makanan yang mengandung lemak tidak jenuh disarankan. Berikut adalah sumber lemak tak jenuh yang disarankan.

Kacang kedelai
Olahan kacang kedelai seperti tahu, tempe, susu kedelai, dan tepung kedelai; kaya akan isoflavon yang dapat menekan LDL.

Kacang-kacangan
Sebagai sumber serat larut yang sangat tinggi, mengonsumsi buncis, kacang merah dan kacang panjang secara teratur juga disarankan.

Ikan Salmon
Dua porsi per minggu konsumsi salmon, ikan tuna, trout, sarden dan makerel juga baik untuk mengurangi kolesterol jahat.

Alpukat

Sebagai sumber lemak tak jenuh, buah alpukat dipercaya mampu meningkatkan level HDL. Sayangnya, alpukat tinggi kalori, sehingga harus dikombinasikan dengan sayur-sayuran yang bisa menekan kalori.

Bawang putih
Umbi ini terbukti efektif mencegah partikel kolesterol menempel di dinding pembuluh darah, selain mencegah pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, dan melindungi tubuh dari infeksi.

Bayam

Kandungan lutein pda bayam tidak hanya baik menjaga ketajaman fungsi mata. Setengah mangkuk bayam setiap hari juga terbukti efektif menurunkan kadar kolesterol.

Teh

Antioksidan flavonoid dalam teh bisa membuat pembuluh darah rileks sehingga terhindar dari pembekuan darah.

**dari berbagai sumber

Tulis Komentar

Komentar