dalam Doa

Setiap manusia tentunya tahu istilah “Doa/Do’a“, baik itu penganut agama Islam ataupun non-Islam. Karena, doa adalah suatu ritual yang sudah diketahui dan dilakukan semenjak manusia pertama kali diciptakan. Doa yang pertama kali dipanjatkan adalah doa dari nabi Adam AS yaitu memohon kepada Allah SWT untuk diberi petunjuk ke jalan yang lurus.

Doa merupakan salah satu panggilan jiwa pada setiap pribadi masing-masing orang. Contohnya, jika seseorang hendak melakukan dosa atau khilaf, baik itu kesalahan kepada sesama manusia ataupun kepada Allah SWT, orang yang beriman pastinya memiliki hasrat untuk memohon maaf.

Doa juga merupakan jalan untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. Allah maha segalanya, sehingga setiap umat muslim dapat berdoa kepada Allah SWT dengan menggunakan bahasa apapun. Namun, menurut beberapa ulama alangkah lebih baik jika berdoa sebagaimana doa yang dipanjatkan para nabi dan rasul, serta mengetahui makna doa tersebut.

Doa adalah sebuah bukti pengakuan atas betapa lemahnya manusia. Manusia masih membutuhkan tempat bersandar, bergantung, dan tempat kembali saat tengah didalam keadaan bimbang. Tidak ada tempat bersandar, bergantung, dan tempat kembali kecuali kepada Allah SWT.

Doa juga merupakan salah satu syariat Islam yang disyariatkan langsung oleh Allah SWT dalam firmannya : “Berdoalah kepadaKu, niscaya aku akan mengabulkannya”.

Namun, bagaimana dengan doa yang tidak dikabulkan ? padahal doa yang dipanjatkan dilakukan secara rutin disertai dengan berbagai ibadah wajib dan sunat. Dalam hal ini, Allah SWT adalah yang dzat maha mengetahui, Allah SWT mengetahui apa yang terbaik untuk seseorang. Oleh karena itu, Allah akan menggantinya dengan yang terbaik untuk umatnya.

Dibawah ini adalah doa-doa yang Makbul (doa yang pasti akan dikabulkan).

  1. Doa yang dipanjatkan oleh pemimpin yang adil.
  2. Doa yang dipanjatkan oleh anak shaleh untuk orang tuanya.
  3. Doa yang dipanjatkan oleh orang tua untuk anaknya.
  4. Doa yang dipanjatkan oleh orang yang teraniaya.
  5. Doa yang dipanjatkan dalam keadaan yang terdesak.
  6. Doa orang yang bertaubat.
  7. Doa orang yang menghubungkan ikatan keluarga.

Tulis Komentar

Komentar