Fakta

15 Fakta Unik Tentang Bunglon

Tentang Bunglon

Bunglon adalah sejenis kadal. Ada sekitar 160 spesies bunglon yang sebagian besar dapat ditemukan di Madagaskar (setengah dari semua spesies hidup di sana), di Afrika, Eropa selatan, Asia Selatan, dan Sri Lanka.

Beberapa spesies bunglon terancam punah karena kehilangan dan perusakan habitat dan karena mereka dijual sebagai hewan peliharaan.

bunglon

Fakta Tentang Bunglon

  1. Ukuran bunglon bervariasi. Bunglon terkecil adalah Brookesia micra, yang panjangnya hanya 0,6 inci. Bunglon terbesar adalah Furcifer oustaleti, yang panjangnya mencapai 30 inci.
  2. Bunglon lebih suka kehidupan di hutan dan mereka beradaptasi dengan gerakan arboreal (gerakan di pohon). Jari kaki mereka dibagi dalam dua kelompok yang terdiri dari dua atau tiga jari pada setiap kaki, yang membantu mereka meraih cabang dan mencapai stabilitas selama berjalan. Bunglon bergerak perlahan, menggunakan satu anggota badan.
  3. Bunglon juga menggunakan ekor panjang ketika bergerak di pohon untuk mengambil cabang dan mengamankan posisi mereka (untuk mencapai keseimbangan bila diperlukan).
  4. Bunglon memiliki mata yang unik, yang dapat bergerak secara terpisah dari satu sama lain dan mencapai bidang visual 180 derajat. Dengan cara ini bunglon dapat melihat dalam dua arah yang berbeda secara bersamaan dan mendeteksi objek di sisi yang berlawanan. Mata bergerak secara rotasi dan bersama-sama memberikan bidang visual 360 derajat.
  5. Bunglon memiliki penglihatan yang sangat baik dan mereka mampu mendeteksi serangga kecil yang berjarak 5 hingga 10 meter. Mereka juga dapat mendeteksi sinar ultraviolet.
  6. Bunglon tidak memiliki telinga terbuka atau telinga luar, tetapi mereka tidak tuli. Mereka dapat mendeteksi suara dalam rentang frekuensi dari 200 hingga 600 Hz.
  7. Karakteristik bunglon yang paling terkenal adalah kemampuannya untuk mengubah warna kulit. Kebanyakan orang percaya bahwa bunglon mengubah warna mereka untuk berbaur dengan lingkungan. Sebenarnya, perubahan warna adalah hasil dari perubahan suasana hati (ketika mereka marah atau agresif), suhu, cahaya dan kelembaban di lingkungan mereka. Sel yang dilengkapi dengan pigmen yang digunakan untuk perubahan warna disebut kromatofora.

Fakta ke 2 Bunglon

  1. Kemampuan bunglon lain yang sama mengesankan adalah lidah mereka yang panjang dan lengket digunakan untuk menangkap serangga. Lidah mereka bisa 1,5 hingga 2 kali lebih panjang dari tubuh mereka (tidak termasuk ekor). Lidah mengembang pada ujungnya dan berubah menjadi cangkir isap setelah menangkap serangga.
  2. Lidah bunglon didorong oleh kecepatan yang luar biasa: dibutuhkan 0,07 detik untuk lidah mencapai target mangsa.
  3. Bunglon memakan belalang, jangkrik, dan serangga batang.
  4. Bunglon jantan dan betina tidak selalu terlihat sama. Jantan biasanya memiliki lebih banyak “ornamen”, seperti tanduk, paku dan tonjolan hidung yang digunakan ketika si jantan mempertahankan wilayahnya.
  5. Meskipun bunglon bukan hewan sosial, mereka cenderung bersatu dan bahkan kawin lebih intensif ketika mereka terpapar sinar ultraviolet.
  6. Bunglon menyimpan telur di sarang di tanah. Jumlah telur tergantung pada spesies dan berkisar antara 6 hingga 24. Waktu untuk menetas juga bervariasi dari 6 bulan hingga 2 tahun. Beberapa spesies membawa telur di dalam rahim hingga menetas.
  7. Bunglon yang baru lahir terlihat seperti versi mini dari hewan dewasa. Mereka mampu hidup mandiri sejak mereka dilahirkan.
  8. Bunglon bisa berumur lebih dari 10 tahun di penangkaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *