15 Fakta Unik Tentang Burung Kiwi

5/5 (2)

Tentang Burung Kiwi

Kiwi adalah burung terkecil dari keluarga burung tidak terbang yang disebut ratites, termasuk burung unta, emu, rheas dan Moa yang sudah punah.

Burung kiwi bersifat endemik (hidup hanya di tempat asal) yakni di Selandia Baru. Mereka dapat ditemukan di berbagai jenis habitat: semak belukar, tanah pertanian, rawa-rawa, hutan pinus dan parit-parit yang ditumbuhi tanaman.

Ada 5 spesies burung kiwi. Kiwi tutul dan kiwi coklat terancam punah karena hilangnya habitat, introduksi mamalia, penyakit, kebakaran, dan pemangsaan global.

burung kiwi

Fakta Tentang Burung Kiwi

  1. Kiwi adalah burung yang tidak bisa terbang, seukuran ayam dan memiliki tinggi 20 inci dan berat hingga 2,20 pon. Kiwi betina lebih besar dari jantan.
  2. Kiwi memiliki jenis bulu coklat keabu-abuan yang terlihat seperti rambut yang menutupi sayap hingga cakar seperti kucing. Mereka juga memiliki kumis panjang di sekitar paruh.
  3. Tidak seperti burung lain, kiwi memiliki paruh panjang yang berakhir dengan lubang hidung eksternal. Kiwi memiliki indra penciuman yang sangat baik.
  4. Kiwi menggunakan paruhnya untuk menggali tanah dan mencari makanan. Selama proses itu paruh biasa koton. Suara desah keras dihasilkan ketika kiwi mencoba menghilangkan kotoran dari lubang hidungnya. desahan tersebut bisa didengar pada malam hari.
  5. Kiwi mengkonsumsi daging dan tumbuhan. Ia memakan berbagai jenis makanan: cacing, laba-laba, serangga, buah, lobster air tawar, katak dan belut.
  6. Kiwi memiliki penglihatan yang buruk. Ia dapat melihat enam kaki di depan dirinya pada malam hari dan hanya dua kaki di siang hari.
  7. Kiwi adalah burung nokturnal (aktif di malam hari) dan bergantung sepenuhnya pada indra penciumannya.

Fakta ke 2 Burung Kiwi

  1. Kiwi adalah burung yang tampak unik karena berevolusi di lingkungan yang sangat terisolasi. Ia adalah burung yang sangat tua yang pertama kali muncul di Bumi 8 juta tahun yang lalu dan tidak berubah sejak saat itu. Mereka seperti fosil hidup.
  2. Tidak seperti burung lain, kiwi memiliki suhu tubuh 38 derajat Celcius, yang dua derajat lebih rendah dari burung lain dan dua derajat lebih tinggi dari manusia.
  3. Kiwi adalah hewan teritorial. Ia terkenal karena temperamennya yang buruk dan kemauan untuk melindungi tanahnya kapan pun ia melihat pengganggu. Wilayah mereka biasa seluas 40 hektar.
  4. Kiwi tinggal di liang bawah tanah. Ia menggunakan kaki dan paruhnya yang kuat untuk menggali tanah.
  5. Musim kawin dimulai pada bulan Juni dan berakhir pada bulan Maret karena banyak makanan tersedia selama periode itu. Kiwi jantan mencapai kematangan seksual pada usia 18 bulan, dan betina ketika berusia 3 tahun. Kiwi adalah burung yang setia.
  6. Kedua ovarium kiwi betina fungsional (burung lain hanya memiliki ovarium kiri) dan mereka bertelur besar. Satu telur berukuran 20% dari tubuh kiwi betina. Ketika membandingkan rasio telur dengan tubuh, kiwi menghasilkan telur yang lebih besar daripada burung unta. Pada beberapa spesies kiwi, jantan yang mengerami telur sampai menetas.
  7. Karena telur besar di dalam tubuhnya, perut kiwi betina membentang sedemikian rupa sehingga menyentuh tanah. Setelah bertelur, dibutuhkan waktu 2,5 bulan untuk menetas. Betina bertelur dua hingga tiga butir setiap tahun.
  8. Kiwi berumur hingga 40 tahun di alam liar dan hingga 30 tahun di penangkaran.

Suka artikel ini?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *