15 Fakta Unik Tentang Ikan Buntal

Ikan buntal adalah jenis ikan yang mudah dikenali karena kemampuannya mengubah dan memperbesar tubuhnya dalam sepersekian detik. Ada lebih dari 120 spesies ikan buntal yang hidup sebagian besar di perairan hangat Samudra Hindia, Pasifik dan Atlantik, dengan hanya 30 spesies yang hidup di air tawar. Beberapa spesies berpindah dari laut ke air payau atau air tawar selama musim kawin. Meskipun jumlah ikan buntal stabil di alam liar, mereka rentan karena penangkapan ikan berlebihan, polusi laut, dan hilangnya sebagian besar habitat alami.

ikan buntal

Fakta Tentang Ikan Buntal

  1. Ikan buntal memiliki ukuran yang bervariasi dari ikan buntal kerdil sepanjang satu inci, hingga ikan buntal air tawar raksasa sepanjang dua kaki.
  2. Kemampuan utama, umum untuk semua yang dimiliki ikan buntal adalah kemampuan untuk menelan sejumlah besar air (dan udara kadang-kadang) yang meningkatkan ukuran tubuh mereka dan mengubahnya menjadi makhluk seperti bola yang tampak aneh. Transformasi cepat ikan buntal ini sangat menakuti predator.
  3. Para ilmuwan percaya bahwa ikan buntal mengembangkan taktik ini sebagai metode pertahanan diri karena mereka adalah perenang lambat yang tidak dapat melarikan diri dari bahaya dengan cepat.
  4. Meningkatnya ukuran tubuh bukan satu-satunya taktik yang digunakan melawan predator. Hampir semua spesies ikan buntal mengandung racun (disebut tetrodotoxin) yang bisa 1.200 kali lebih kuat dari sianida.
  5. Satu ikan buntal mengandung racun yang sangat cukup untuk melumpuhkan 30 pria dewasa.
  6. Racun ikan buntal tidak terletak di semua bagian tubuh, dan budaya memasak ikan buntal (makanan yang disebut fugu di Jepang) sebagai makanan lezat. Hanya kepala suku yang terlatih khusus yang dapat membersihkan ikan dengan benar dan menyiapkan makanan yang lezat dan bebas racun. Hanya satu potongan daging ikan yang salah olah dapat menyebabkan kematian pelanggan.
  7. Hiu adalah satu-satunya spesies yang kebal terhadap racun ikan buntal. Mereka bisa makan ikan buntal tanpa terkena efek racunnya.
  8. Ikan buntal dapat berwarna cerah. Sering ada hubungan antara pewarnaan tubuh dan jumlah toksin yang dihasilkan oleh ikan (warna-warna yang lebih cerah sering dikaitkan dengan besarnya toksin dalam ikan).
  9. Ikan buntal tidak memiliki sisik. Kulit mereka tebal dan kasar. Beberapa spesies memiliki duri pada kulit, yang menawarkan perlindungan tambahan terhadap predator.
  10. Bagian paling elastis dari tubuh mereka adalah kulit di daerah perut. Ketika ikan buntal mencerna air, kulit di perut membesar beberapa kali dari ukuran normal.
  11. Ikan buntal memiliki empat gigi yang menyatu dalam struktur seperti paruh. Mereka menggunakan giginya untuk membuka kerang. Ikan buntal juga memakan alga dan berbagai jenis cacing dan krustasea.
  12. Ikan buntal memiliki penglihatan yang sangat baik.
  13. Ikan buntal mencapai kematangan seksual pada usia lima tahun. Jantan memandu betina di air dangkal (dekat dengan pantai) tempat ia akan melepaskan (biasanya) antara tiga hingga tujuh telur. Ikan muda yang dilindungi oleh cangkang telur keras yang akan retak segera setelah mereka siap menetas.
  14. Meskipun beberapa bayi ikan buntal tidak dapat dilihat tanpa kaca pembesar, bentuk tubuhnya sanagat mirip dengan iklan buntal dewasa.
  15. Umur rata-rata ikan buntal sekitar 10 tahun.

Suka artikel ini?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − nine =