15 Fakta Unik Tentang Koala

Koala adalah hewan imut yang termasuk Marsupials (sub-jenis mamalia). Koala hewan asli Australia dan hidup di hutan Eukaliptus. Jumlah koala berkurang drastis karena hilangnya habitat alami mereka. 80% habitat koala sudah hancur. Meskipun begitu, mereka masih belum termasuk dalam daftar spesies hewan yang terancam punah.

koala

Fakta Tentang Koala

  1. Koala yang hidup di bagian utara Australia lebih kecil dan memiliki bulu keabu-abuan. Yang di bagian selatan Australia berukuran lebih besar, lebih panjang dan memiliki bulu kecoklatan.
  2. Dari 700 jenis kayu putih, koala hanya makan 50 jenis.
  3. Mereka memiliki penglihatan yang buruk, tetapi memiliki indra penciuman yang sangat baik, yang membantu mereka menemukan jenis kayu putih yang mereka sukai.
  4. Mereka adalah hewan malam dan mereka makan 1,1-2,2 pon daun setiap malam.
  5. Daun kayu putih juga memberikan suplai cairan untuk itu dialam liar koala jarang minum air. Eukaliptus sebenarnya beracun, tetapi sistem pencernaan koala dapat menetralisir racun tanpa menyebabkan kerusakan pada organ dalam.
  6. Koala menghabiskan sebagian besar waktunya di pohon. Mereka memanjat menggunakan anggota tubuh yang kuat dan cakar yang tajam. Dua jari dipisahkan dari jari lainnya, yang membantu mereka memegang makanan dan memegang cabang.
  7. Koala adalah satu-satunya hewan, selain primata, yang memiliki sidik jari.
  8. Mereka tidur 16-18 jam per hari.
  9. Koala adalah hewan teritorial. Mereka memiliki beberapa pohon yang digunakan sebagai “rumah”. Area yang dicakup oleh pohon-pohon ini disebut “daerah jelajah”.
  10. Mereka menghasilkan berbagai suara yang sangat keras selama musim kawin. Mereka bisa mendengkur dan menjerit.
  11. 35 hari setelah kawin, bayi koala akan lahir. Panjangnya hanya 2 cm, tidak berambut, tuli dan buta. Secara naluriah bayi koala merangkak ke kantong ibu di mana ia akan tumbuh dan berkembang.
  12. Bayi koala meninggalkan kantong sang ibu pertama kali setelah 5,5 bulan.
  13. Bayi koala disebut “joe”.
  14. Koala berumur antara 10-14 tahun di alam liar dan lebih dari 16 tahun di penangkaran.

Suka artikel ini?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 − one =