dalam Fakta

15 Fakta Unik Tentang Koyote

Tentang Koyote

Koyote adalah anggota keluarga anjing. Meskipun menyerupai serigala, keduanya adalah spesies yang sama sekali berbeda.

Koyote dapat ditemukan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Mereka mendiami berbagai jenis ekosistem, seperti gurun, gunung, dan padang rumput. Mereka juga sering ditemukan di dekat daerah perkotaan, di sekitar area pertanian dan daerah pinggiran kota New York dan New Jersey.

Jumlah koyote di alam liar stabil dan mereka tidak dianggap sebagai spesies yang terancam punah. Koyote juga dikenal sebagai serigala padang rumput dan serigala semak.

Fakta Tentang Koyote

  1. Koyote biasanya berukuran 32 hingga 37 inci dan memiliki berat antara 20 dan 50 pound. Ukuran mereka berada di antara rubah dan serigala.
  2. Warna bulu koyote berkisar dari coklat keabu-abuan sampai coklat kemerahan. Bulu di perut mereka biasanya berwarna putih. Warna tubuh mereka membantu mereka berbaur dengan lingkungan mereka.
  3. Koyote memiliki telinga dan moncong yang runcing dan dahi yang rata. Fitur lain yang mudah dikenali adalah ekornya yang panjang dan lebat.
  4. Koyote adalah omnivora (makan daging dan tumbuh-tumbuhan). Mereka akan memakan apa pun yang mereka temukan. Makanan favorit mereka meliputi: kelinci, tikus, tupai, kijang, kadal, burung, buah kaktus, bunga. Mereka bahkan akan memakan hewan mati (bangkai) dan sampah jika mereka tidak dapat menemukan yang lain.
  5. Strategi berburu tergantung pada jenis mangsa yang mereka kejar. Jika koyote berburu mangsa kecil, ia akan berburu sendirian. Jika mangsa pilihan adalah hewan yang lebih besar, seperti rusa, kelompok koyote (terdiri dari beberapa ekor hewan) akan bergabung dengan pasukan mereka untuk memburu mangsanya. Koyote paling aktif saat fajar dan senja.
  6. Koyote memiliki indera pendengaran dan penciuman yang luar biasa. Itu bisa melokalisasi mangsa yang bersembunyi di bawah salju menggunakan telinganya.
  7. Koyote mengandalkan telinganya untuk menghindari bahaya, juga. Itu dapat mendeteksi pemburu yang satu mil jauhnya.

Fakta ke 2 Koyote

  1. Koyote memiliki taktik khusus untuk menghindari predator dan potensi bahaya. Mereka bergerak diam-diam dengan berjalan dengan ujung jari kaki mereka.
  2. Predator utama koyote adalah beruang, cougars, serigala dan manusia (koyote diperlakukan sebagai hama dan manusia sering memburu mereka untuk melindungi ternak).
  3. Koyote adalah pelari yang luar biasa. Mereka dapat mencapai kecepatan 40 mil per jam saat mengejar mangsa. Mereka juga perenang yang sangat baik, terutama sat mereka mencoba melarikan diri dari bahaya.
  4. Koyote menghasilkan berbagai macam suara untuk bekomunikasi. Mereka bisa melolong, menyalak, dan menghasilkan tangisan bernada tinggi. Mereka juga bisa menggonggong, menggeram, meratap, dan menjerit. Komunikasi memungkinkan koyote untuk melacak anggota keluarganya.
  5. Koyote adalah hewan teritorial. Sama seperti anjing, mereka menggunakan air seni untuk menandai wilayah mereka.
  6. Musim kawin berlangsung pada bulan Februari. Kehamilan berlangsung selama 60 hingga 63 hari dan berakhir dengan lima hingga tujuh bayi koyote. Ibu merawat bayinya dengan baik di ruang bawah tanah atau di ruangan yang terbuat dari semak dan pohon. Tanda air seni digunakan sebagai tanda waspada untuk menjauhkan koyote lain dari sarang. Jika ibu koyote mendeteksi bahaya, dia akan memindahkan anak-anaknya ke lokasi yang lebih aman.
  7. Koyote bersifat monogami (satu pasangan seumur hidup).
  8. Umur rata-rata koyote di alam liar antara 10 dan 14 tahun. Mereka dapat hidup hingga 20 tahun di penangkaran.

Tulis Komentar

Komentar