15 Fakta Unik Tentang Kukang (Loris)

Kukang adalah jenis primata. Ada lebih dari sepuluh spesies kukang yang menghuni hutan hujan tropis, hutan belukar, hutan semi-gugur, rawa-rawa hingga kebun pinggiran kota. Mereka dapat ditemukan di India, Asia Tenggara dan Sri Lanka. Jumlah kukang turun drastis dalam beberapa tahun terakhir karena hilangnya habitat dan perburuan (masyarakat setempat menggunakannya untuk tujuan keagamaan dan medis atau mereka menjualnya sebagai hewan peliharaan). Kukang jawa adalah spesies yang terancam punah sementara seluruh keluarga kukang lamban terancam punah.

kukang

Fakta Tentang Kukang

  1. Ukuran kukang tergantung pada spesiesnya. Kukang Kalimantan adalah spesies terkecil; beratnya hanya 9 hingga 11 ons. Kukang Benggala lamban adalah spesies terbesar; beratnya antara 2,2 dan 4,6 pon dan mencapai panjang antara 10 dan 15 inci (dari kepala ke ekor).
  2. Kukang ditutupi dengan bulu. Warna bulunya bisa abu-abu, coklat, kuning, merah, perak atau emas.
  3. Mata besar yang diposisikan di depan adalah fitur yang paling menonjol dari kukang. Mereka memastikan visi teropong dan persepsi kedalaman. Mata mereka juga memiliki lapisan reflektif khusus (disebut tapetum lucidum) yang memberikan penglihatan yang sangat baik di malam hari.
  4. Selain mata, kukang memiliki indera penciuman yang sangat baik, yang digunakan untuk mendeteksi mangsa.
  5. Kukang adalah omnivora (makan daging dan tumbuh-tumbuhan). Makanannya biasanya terdiri dari serangga, siput, mamalia kecil, buah, daun, dan berbagai jenis telur.
  6. Kukang adalah hewan nokturnal (aktif di malam hari). Ia menghabiskan sebagian besar waktunya di pepohonan, di mana ia berjalan perlahan dan tanpa suara atau tetap tak bergerak sambil menunggu mangsa muncul.
  7. Kukang berjalan dengan menggunakan kedua kaki dan tangannya. Jenis penggerak ini disebut quadrupedalism. Tungkai depan dan belakang memiliki ukuran yang sama.
  8. Sama seperti manusia, kukang memiliki ibu jari yang tidak sejajar dengan jari lainnya. Fitur ini memungkinkan kukang mencengkeram dahan sambil berjalan dan memegang mangsa.
  9. Kukang memiliki pegangan yang sangat kuat. Ia bisa menggantung dari cabang (melekat pada kakinya) selama berjam-jam ketika menggunakan kedua tangannya untuk makan.
  10. Kukang tidur siang hari dalam posisi yang sangat spesifik. Kukang menempatkan kepalanya di antara kaki. Walaupun kukang adalah makhluk soliter (hidup sendiri), kukang sering terlihat tidur dalam kelompok.
  11. Kukang adalah satu-satunya primata “beracun” yang dikenal. Ini memiliki patch diisi dengan racun di bawah sikunya yang digunakan untuk perlindungan terhadap predator. Saat menghadapi bahaya, kukang menjilat sikunya dan melumuri giginya dengan racun. Begitu kukang menggigit musuhnya, ia akan melepaskan racunnya.
  12. Kuakng mencapai kematangan seksual antara 10 bulan (betina) dan satu tahun (jantan). Tergantung pada spesiesnya, kukang kawin dua kali setahun, sekali setahun, atau setiap setengah tahun. Wanita melahirkan biasanya satu bayi (dua bayi maksimal).
  13. Loris juga menggunakan racun untuk melindungi keturunannya. Dengan menutupi bayi dengan racun, ibu kukang menjauhkan predator dari anak-anaknya saat dia mencari makanan.
  14. Kadang-kadang bahkan perlindungan berbisa tidak cukup untuk menyelamatkan bayi dari pemangsa, seperti orangutan yang siap memakannya.
  15. Umur sebagian besar spesies kukang adalah antara 15 dan 20 tahun di penangkaran.

Suka artikel ini?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − seven =