dalam Fakta

15 Fakta Unik Tentang Monyet Salju (Kera Jepang)

Tentang Kera Jepang

Monyet salju, juga dikenal sebagai kera Jepang adalah jenis monyet yang menghuni tiga dari empat pulau utama di Jepang. Mereka beradaptasi dengan baik untuk dataran rendah subtropis yang hangat dan ke daerah subalpine dingin.

Monyet salju tidak terdaftar sebagai spesies yang terancam punah meskipun jumlahnya tidak sebanyak di masa lalu.

Ancaman utama bagi kelangsungan hidup mereka adalah hilangnya habitat, penggundulan hutan dan pemburuan (petani menganggap mereka sebagai hama, karena monyet salju sering makan dan merusak tanaman).

Fakta Tentang Monyet Salju

  1. Monyet salju bervariasi dalam ukuran tergantung pada wilayah yang mereka huni: hewan di bagian selatan lebih kecil dibandingkan dengan hewan yang tinggal di daerah yang lebih dingin, utara Jepang. Rata-rata, monyet salju memiliki berat antara 25 dan 40 pon dan panjangnya mencapai 20 hingga 23 inci.
  2. Tubuh monyet salju ditutupi dengan bulu, yang warnanya bervariasi dari coklat hingga putih.
  3. Bulu menutupi semua bagian tubuh mereka kecuali wajah dan area belakang. Warna merah pada wajah adalah tanda positif bahwa hewan telah mencapai usia dewasa.
  4. Monyet salju adalah omnivora (makan daging dan tumbuh-tumbuhan). Makanan mereka terdiri dari kulit kayu, ranting, buah, serangga, telur, dan mamalia kecil.
  5. Monyet salju hidup dalam kelompok besar yang disebut pasukan. Pasukan bisa sangat besar, terdiri dari beberapa ratus ekor hewan.
  6. Setiap pasukan memiliki pemimpin jantan dan betina. Monyet salju jantan membangun dominasi mereka dengan membuktikan kekuatan fisik dan kemampuan mereka untuk menemukan makanan untuk semua anggota kelompok. Pemimpin dapat memegang posisinya selama beberapa dekade. Sedangkan kera salju betina membangun dominasi dengan mewarisi posisi yang berkuasa dari ibu mereka atau kerabat lainnya. Sistem ini disebut matrilineality.
  7. Monyet salju dikenal sebagai salah satu spesies monyet yang paling pintar. Mereka belajar dengan mudah dan berbagi keterampilan baru dan teknik berburu (atau makan) dengan anggota pasukan lainnya dan dengan keturunan mereka.

Fakta ke 2 Kera Jepang

  1. Telah diketahui bahwa monyet salju mencuci ubi jalar di dalam air. Beberapa pasukan menggunakan air asin untuk tujuan ini karena mereka lebih suka rasa asin dari makanan.
  2. Ketika monyet salju mengumpulkan biji-bijian, mereka harus memisahkannya dari tanah dan pasir. Untuk tujuan ini, monyet memasukkan campuran biji-bijian dan kotoran ke dalam air dan menunggu pasir dan kotoran meresap, dan biji-bijian muncul di permukaan air. Begitu biji-bijian muncul, mereka dapat dengan mudah mengumpulkan dan memakannya.
  3. Monyet salju adalah makhluk yang menyenangkan. Mereka sering membuat bola salju dan menggulungnya di tanah selama musim dingin. Hewan dewasa juga biasa berpartisipasi dalam permainan ini.
  4. Ikatan antar anggota sangat erat. Selama waktu senggang, monyet salju saling merawat satu sama lain untuk menghilangkan kutu dan serangga di bulu mereka. Perawatan memelihara ikatan sosial antara hewan.
  5. Selama musim dingin, monyet salju berkumpul dan berpelukan erat untuk mencegah kehilangan panas.
  6. Monyet salju menghasilkan berbagai jenis suara yang digunakan untuk komunikasi. Para ilmuwan memperhatikan bahwa jenis suara tergantung pada lokasi yang dihuni monyet, seperti dialek yang berbeda dalam bahasa manusia.
  7. Monyet salju mencapai kematangan s*ksual pada usia empat tahun. Bagian belakang betina berubah merah sebagai tanda bahwa dia siap untuk kawin. Monyet salju betina hanya melahirkan bayi tunggal setelah 170 hingga 180 hari kehamilan.
  8. Monyet salju dapat berumur hingga 30 tahun di penangkaran.

Tulis Komentar

Komentar