15 Fakta Unik Tentang Rakun

5/5 (2)

Tentang Rakun

Rakun adalah kerabat beruang tetapi memiliki ukuran yang lebih kecil. Mereka hewan asli Amerika Selatan dan Utara, tetapi mereka juga dapat ditemukan di Asia dan Eropa.

Rakun hidup di daerah berhutan dekat dengan air, tetapi mereka sering ditemukan di dekat daerah perkotaan. Ada 7 spesies rakun yang berbeda. Rakun kerdil adalah satu-satunya spesies yang terancam punah.

rakun

Fakta Tentang Rakun

  1. Panjang rakun biasanya mencapai 2,5 kaki dan beratnya antara 12-16 pound. Rakun yang hidup di iklim dingin lebih besar dan lebih berat.
  2. Mereka memiliki bulu keabu-abuan, topeng hitam di sekitar mata dan ekor panjang ditutupi dengan pita hitam dan cokelat. Karena ekornya, mereka dijuluki “ringtail”.
  3. Tangan Raccoon terlihat seperti tangan manusia. Mereka memiliki lima jari dan menggunakan tangan mereka untuk mengumpulkan makanan, membuka kerang, pintu atau tong sampah …
  4. Mereka adalah omnivora (makan tumbuhan dan hewan) dan suka memakan serangga, telur, mamalia kecil, buah, beri, biji dan sampah.
  5. Rakun sering memasukkan makanan ke dalam air sebelum mereka memakannya. Mereka memiliki indera sentuhan yang sangat sensitif dan air meningkatkan sensitivitas bahkan lebih. Dengan menyentuh makanan mereka mendapatkan wawasan yang lebih baik tentang hal-hal yang akan mereka makan.
  6. Mereka mudah beradaptasi dengan berbagai lingkungan. Mereka dapat hidup di pohon berlubang yang sama bahagianya seperti di mobil yang ditinggalkan.
  7. Rakun adalah makhluk soliter (hidup sendiri) dan nokturnal (mereka berburu di malam hari).

Fakta ke 2 Rakun

  1. Mereka tidak berhibernasi, tetapi mereka menghabiskan hari-hari musim dingin yang paling dingin di liang mereka.
  2. Rakun menghasilkan berbagai suara. Mereka dapat mendesis, mendengkur, bersiul, menggeram …
  3. Mereka adalah perenang dan pendaki yang luar biasa.
  4. Rakun dapat menularkan rabies ke hewan peliharaan dan manusia. Kotoran mereka sering mengandung cacing gelang.
  5. Kelompok rakun disebut nursery atau gaze.
  6. Musim kawin berlangsung dari Januari hingga pertengahan Maret. Dua bulan kemudian, betina akan melahirkan 3-4 bayi rakun. Saat baru lahir ekor rakun belum memiliki lingkaran-lingkaran hitam dan mata benreka belum dikelilingi warna hitam.
  7. Rakun betina sangat protektif dan dia akan mengajari mereka cara bertahan hidup dan apa yang harus dimakan begitu mereka siap meninggalkan liang.
  8. Rakun di alam rata-rata berumur 5 tahun, sementara mereka dapat hidup hingga 20 tahun di penangkaran.

Suka artikel ini?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *