Fakta

15 Fakta Unik Tentang Salamander

Tentang Salamander

Salamander adalah sejenis amfibi dan kerabat dekat katak. Mereka kebanyakan hidup di belahan bumi utara, di daerah basah dekat danau dan kolam.

Bergantung pada spesiesnya, beberapa salamander menghabiskan hidupnya di air, yang lain di darat, sementara sebagian besar spesies hidup sebagian dari hidupnya di air, dan sebagian di darat.

Ada 500 spesies salamander yang dikenal. Sebagian besar dari mereka terancam punah karena hilangnya habitat dan polusi.

Fakta Tentang Salamander

  1. Salamander ukurannya bervariasi. Salamander menit adalah salamander terkecil, yang panjangnya hanya 1,1 inci. Salamander raksasa Cina adalah salamander terbesar, panjangnya mencapai lebih dari 6 kaki dan beratnya mencapai 140 pon.
  2. Salamander terlihat seperti kadal karena tubuh mereka yang panjang dan ramping, tetapi tidak seperti kadal mereka memiliki kulit yang halus dan mengkilap.
  3. Sama seperti semua hewan amfibi, salamander memiliki empat kaki di anggota badan, dengan empat jari pada kaki depan mereka, dan lima jari pada anggota belakang mereka. Salamander tidak memiliki cakar.
  4. Kulit Salamander sangat sensitif terhadap pencemaran lingkungan karena racun mudah meresap ke kulit dan mencapai organ dalam. Dengan melacak jumlah salamander di alam liar, para ilmuwan dapat memperkirakan apakah lingkungan itu sehat atau tidak. Jika ada populasi besar salamander itu berarti lingkungan itu bersih, dan sebaliknya.
  5. Beberapa salamander berwarna cerah, beberapa lainnya tidak. Itu semua tergantung pada jumlah pigmen di kulit.
  6. Spesies berwarna terang menghabiskan sebagian besar waktu mereka tersembunyi di bawah tanah, atau di lubang-lubang yang gelap. Pewarnaan tubuh, terutama warna-warna cerah, mengindikasikan bahwa mereka beracun. Kulit mereka ditutupi dengan lendir yang mengandung zat pahit yang membuatnya tidak termakan (beracun) bagi predator.
  7. Teknik penting lain salamander yang digunakan untuk melawan predator dikenal sebagai “autotomi” atau kemampuan untuk melepas anggota badan atau ekor ketika hewan perlu melarikan diri dari predator.

Fakta ke 2 Salamander

  1. Salamander akan mengembangkan anggota badan atau ekor yang hilang dalam beberapa minggu ke depan karena kekuatan regenerasi yang luar biasa.
  2. Bintik-bintik yang dimiliki salamander (sama seperti sidik jari kita) dapat digunakan untuk identifikasi masing-masing hewan.
  3. Salamander bernapas menggunakan paru-paru, insang dan kulit mereka, tergantung pada gaya hidup mereka (air atau tanah). Insang yang terletak di belakang kepala. Hewan yang bernafas dengan kulit memiliki jaringan kapiler yang padat di kulit, yang digunakan untuk pertukaran gas.
  4. Salamander memakan cacing dan serangga.
  5. Salamander jantan melakukan tarian khusus di dalam air yang merupakan ritual untuk mengawali perkawinan. Dengan menggerakkan kepala dan ekornya, dia mengirimkan sinyal kimia (feromon) untuk memberi tahu betina bahwa dia siap untuk kawin. Jika tarian itu menarik perhatian perempuan, dia akan bergabung dan ikut menari berssama.
  6. Tergantung pada spesiesnya, betina bertelur satu, dua atau beberapa ratus telur selama satu musim kawin.
  7. Kebanyakan salamander lahir dari telur tanpa cangkang keras yang diletakkan di dalam air.
  8. Salamander bisa beruumursangat lama. Salamander raksasa Cina dapat hidup hingga 55 tahun.

Baca juga : Safelink Blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *