15 Fakta Unik Tentang Simpanse

Simpanse adalah kerabat terdekat kita. Habitat alami primata ini adalah di Afrika dan sebagian besar dari mereka dapat ditemukan di hutan hujan tropis yang terletak di Australia, Afrika, Amerika Selatan, Amerika Tengah, Meksiko, Kepulauan Pasifik dan Asia (Termasuk indonesia). Tubuh mereka ditutupi dengan rambut hitam panjang. Tidak seperti monyet, simpanse tidak memiliki ekor. Mereka tinggal di berkelompok besar hingga 150 anggota. Simpanse adalah hewan yang sangat terancam punah. Hilangnya habitat dan meningkatnya perburuan komersial mengurangi jumlah simpanse dari 2 juta menjadi 300.000 ekor

fakta simpanse

.Fakta Tentang Simpanse:

  1. Simpanse adalah omnivora yang berarti mereka memakan tumbuhan dan daging. Mereka suka makan buah, serangga, telur dan daging.
  2. Ibu jari simpanse tidak sama dengan jari-jari lain yang berarti ibu jari mereka tidak dalam garis yang sama dengan empat jari lainnya (seperti di tangan manusia).
  3. Simpanse menggunakan alat seperti tongkat untuk menyerok semut dari pohon / lubang, atau batu untuk memecahkan kulit kacang.
  4. Simpanse dapat terinfeksi dengan penyakit yang sama seperti manusia: campak, kurap, hepatitis B, influenza …
  5. Mereka saling bertukar ciuman, pelukan, sentuhan dalam kelompok mereka dan menggunakan sistem suara yang rumit untuk berkomunikasi.
  6. Merawat adalah ritual penting yang menciptakan ikatan erat antar anggota kelompok. Itu juga bisa menenangkan saraf.
  7. Simpanse 6-7 kali lebih kuat dari manusia.
  8. Ketika simpanse merasa bosan, mereka bermain berbagai permainan untuk menghibur diri.
  9. Simpanse di penangkaran bisa belajar bahasa isyarat manusia.
  10. Mereka menghabiskan malam di sarang di pohon. Sarang terbuat dari dedaunan dan dahan. Setiap malam, simpanse mengubah lokasi sarangnya.
  11. Meskipun mereka menggunakan keempat anggota badan untuk berjalan, simpanse dapat berjalan dengan dua kaki.
  12. Simpanse betina akan melahirkan bayi setiap 3-4 tahun. Ikatan antara ibu dan anak sangat kuat dan berlangsung selama lebih dari 7 tahun.
  13. Bayi simpanse memiliki bekas ekor putih yang menghilang seiring bertambahnya usia.
  14. Ketika mereka sakit, simpanse akan memakan tanaman obat untuk menyembuhkan diri mereka sendiri.
  15. Di alam liar, simpanse hidup 40-50 tahun, dan di penangkaran antara 50 dan 60 tahun.

Suka artikel ini?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen + 16 =