15 Fakta Unik Tentang Tapir

Tapir adalah mamalia besar yang terlihat seperti babi tapi moncongnya lebih panjang. Hewan ini dapat ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan dan Asia (Sumatra dan Malaysia). Tapir hidup di rawa, padang rumput, hutan dan gunung. Ada empat jenis tapir: tapir Baird, tapir dataran rendah, tapir gunung, dan tapir Melayu. Semua spesies, kecuali tapir dataran rendah, terancam punah karena perburuan yang meningkat dan hilangnya sebagian besar habitat alaminya.

tapir

Fakta Tentang Tapir

  • Tapir memiliki berat antara 500-700 pound dan dapat mencapai ketinggian 29-42 sampe pundak. Tapir Asia adalah yang terbesar dan Tapir Gunung adalah spesies terkecil.
  • Kerabat tapir terdekat adalah kuda dan badak.
  • Tapir tidak banyak berefolusi selama puluhan juta tahun.
  • Tapir memiliki 4 jari di kaki depan dan 3 jari di kaki belakang.
  • Tapir adalah herbivora. Mereka makan daun dan buah dua kali sehari.
  • Hewan ini secara ekologis sangat penting karena mereka menyebarkan benih dengan kotorannya ketika mereka berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain.
  • Moncong mereka adalah perpaduan antara hidung dan bibir atas. Tapir menggunakan moncongnya untuk mengambil daun dari cabang, mengambil buah dari tanah atau untuk menemukan tanaman air di bagian bawah air.
  • Kelompok tapir disebut “candle”.
  • Tapir berkomunikasi secara verbal, melalui suara bernada tinggi dan non-verbal, melalui kotoran urin. Dengan mengendus dan mengenali tanda-tanda urin, tapir dapat mengetahui jika ada tapir lain di daerah tersebut.
  • Mereka suka menghabiskan waktu di air karena air mendinginkan mereka dan membantu mereka menghilangkan parasit.
  • Tapir dapat menyelam beberapa menit di bawah air. Mereka dapat menggunakan moncongnya sebagai snorkel jika mereka perlu bersembunyi di bawah air dalam jangka waktu yang lebih lama (jika ada bahaya)
  • Dialam liar jaguar, harimau, buaya, dan anaconda adalah predator tapir.
  • Setelah 13 bulan kehamilan, satu anak tapir akan lahir. Selama ibu menghasilkan ASI, tapir muda akan menyusunya.
  • Tapir muda memiliki garis-garis kuning dan putih dan bintik-bintik pada bulu coklat kemerahan yang memberikan kamuflase yang sangat baik. Setelah beberapa bulan (ketika mereka kehilangan tanda-tanda ini), mereka terlihat seperti versi mini dari tapir dewasa.
  • Tapir dapat berumur 25-30 tahun di alam liar dan lebih dari 30 tahun di penangkaran.

Suka artikel ini?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six − six =