15 Fakta Unik Tentang Ular Karang

Ular karang adalah kerabat dekat kobra, mamba, dan ular laut. Ada 65 spesies ular karang yang dapat ditemukan di seluruh dunia. Beberapa dari mereka hidup di air, tetapi kebanyakan dari mereka adalah daratan (hidup di tanah), lebih memilih habitat seperti rawa-rawa, rawa-rawa, daerah semak belukar dan hutan. Ular karang Timur dan Barat, yang menghuni Amerika Utara, adalah yang paling terkenal. Ular koral timur Carolina Utara terancam punah.

ular karang

Fakta Tentang Ular Karang

  1. Ular karang tidak terlalu besar. Spesimen langka bisa mencapai 3 kaki panjangnya, tetapi kebanyakan dari mereka panjangnya 18 sampai 20 inci.
  2. Ular karang ditandai oleh warna tubuh tertentu yang terdiri dari pita hitam, merah dan kuning. Beberapa spesies mungkin memiliki pita berwarna merah muda atau biru, sementara yang lain tidak memiliki pita sepenuhnya. Kepala ular karang berwarna hitam dan hampir tidak dibedakan dari ekornya.
  3. Karena kesamaan antara kepala dan ekor, ikal ular ketika terancam dan memperlihatkan ekornya untuk membingungkan pemangsa.
  4. Racun yang dihasilkan oleh ular karang adalah yang terkuat kedua dari semua ular. Untungnya, pada tahun 1967 anti-racun diproduksi. Kematian setelah gigitan ular karang belum tercatat sejak saat itu.
  5. Ular karang menghasilkan racun neurotoksik yang menargetkan otak dan sistem saraf. Terkadang efek racun bisa terlihat setelah 12 jam. Jika tidak diobati dengan anti-racun, orang akan mengalami kesulitan dengan gerakan dan bicara, dan akhirnya mati karena henti jantung karena ketidakmampuan bernafas.
  6. Tidak seperti ular berbisa lainnya, ular karang tidak bisa menarik taringnya yang berbisa ke dalam mulut; sebaliknya, mereka terus tegak.
  7. Ular karang tidak memiliki taring yang kuat atau besar, sehingga perlu mengunyah mangsanya untuk memberikan racun. Sepatu bot kulit, misalnya, tidak bisa ditembus dengan taring ular karang.
  8. Karena ada beberapa spesies ular tidak berbisa yang mirip ular karang (karena pita dan warnanya), ada beberapa sajak yang membantu orang untuk membedakan ular berbisa dari ular tidak berbisa. Yang paling terkenal adalah: “Merah pada kuning, bunuh sesama” dan “merah pada hitam, teman Jack”.
  9. Orang jarang bersentuhan dengan ular karang karena mereka kebanyakan aktif pada malam hari atau dini hari. Selain itu, ular karang tidak agresif dan mereka lebih suka bersembunyi daripada menghadapi predator.
  10. Ular karang menghabiskan sebagian besar waktunya sepanjang hari di lubang bawah tanah dan terowongan yang digali oleh binatang lain. Mereka juga dapat ditemukan di bawah daun busuk atau di tunggul pohon.
  11. Ular karang adalah karnivora (pemakan daging). Mereka lebih suka katak, tikus, serangga, kadal dan burung kecil. Mereka juga akan memakan ular lain, termasuk ular karang. Itulah sebabnya mereka disebut “ophiophagous”, yang berarti “pemakan ular”.
  12. Ular karang adalah satu-satunya ular berbisa di Amerika Utara yang bertelur (spesies lain melahirkan ular hidup).
  13. Betina bertelur 3 sampai 5 telur di musim panas. Diperlukan beberapa bulan (2 hingga 3) untuk menetas.
  14. Bayi memiliki warna yang sama dengan orang tua mereka dan mereka sepenuhnya berbisa sejak hari pertama kehidupan mereka.
  15. Masa hidup ular karang di alam tidak diketahui. Mereka dapat hidup hingga 7 tahun di penangkaran.

Suka artikel ini?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × two =