Fungsi ipconfig dan Cara Menggunakannya di CMD

5/5 (1)

Fungsi ipconfig – Di Windows, ipconfig adalah aplikasi konsol yang dirancang untuk dijalankan dari command prompt Windows. Utilitas ini berfungsi untuk melihat informasi alamat IP dari komputer Windows. Ini juga memungkinkan kontrol atas koneksi TCP / IP yang aktif. ipconfig menggantikan utilitas winipcfg yang lama.

fungsi ipconfig

Cara Menggunakan ipconfig

Dari command prompt, ketik ipconfig untuk menjalankan utilitas dengan opsi default. Output dari perintah default berisi alamat IP, network mask, dan gateway untuk semua adapter jaringan fisik dan virtual.

ipconfig mendukung beberapa opsi baris perintah. Perintah ipconfig/? untuk menampilkan set opsi yang tersedia.

ipconfig /all

Opsi ini menampilkan informasi pengalamatan IP yang sama untuk setiap adaptor sebagai opsi default. Selain itu, ia menampilkan pengaturan DNS dan WINS untuk setiap adaptor.

ipconfig /release

Opsi ini mengakhiri koneksi TCP / IP yang aktif pada semua adapter jaringan dan melepaskan alamat IP tersebut untuk digunakan oleh aplikasi lain. pconfig / release dapat digunakan dengan nama koneksi Windows tertentu. Dalam hal ini, perintah hanya mempengaruhi koneksi yang ditentukan, tidak semua koneksi. Perintah menerima nama koneksi lengkap atau nama wildcard. Contoh:

ipconfig /release “Local Area Connection 1”
ipconfig /release Local

ipconfig /renew

Opsi ini menetapkan kembali koneksi TCP / IP pada semua adapter jaringan. Seperti opsi rilis, ipconfig /renew membutuhkan pengenal nama koneksi opsional.

Baik / memperbarui dan / opsi rilis hanya bekerja pada klien yang dikonfigurasi untuk pengalamatan dinamis (DHCP).

Catatan: Opsi yang tersisa hanya tersedia di Windows 2000 dan versi Windows yang lebih baru.

ipconfig /showclassid, ipconfig /setclassid

Opsi-opsi ini mengelola pengenal kelas DHCP. Kelas DHCP dapat didefinisikan oleh administrator pada server DHCP untuk menerapkan pengaturan jaringan yang berbeda untuk berbagai jenis klien. Ini adalah fitur lanjutan dari DHCP yang biasanya digunakan dalam jaringan bisnis, bukan jaringan rumah.

ipconfig /displaydns, ipconfig /flushdns

Opsi-opsi ini mengakses cache DNS lokal yang dipertahankan oleh Windows. Opsi / displaydns mencetak isi cache, dan opsi / flushdns menghapus isinya.

Cache DNS ini berisi daftar nama server jarak jauh dan alamat IP (jika ada) yang sesuai. Entri dalam cache ini berasal dari pencarian DNS yang terjadi ketika mencoba mengunjungi situs web, bernama server FTP, dan host jarak jauh lainnya. Windows menggunakan cache ini untuk meningkatkan kinerja browser dan aplikasi berbasis web.

Di jaringan rumah, opsi-opsi DNS ini terkadang berguna untuk pemecahan masalah lanjut. Jika informasi dalam cache DNS Anda menjadi rusak atau ketinggalan jaman, Anda bisa menghadapi kesulitan mengakses situs-situs tertentu di internet. Pertimbangkan dua skenario berikut:

  • Alamat IP situs web, server email, atau perubahan server lainnya (jarang terjadi). Nama dan alamat situs ini biasanya berada di cache Anda selama 24 jam setelah kunjungan terakhir Anda. Anda mungkin perlu menghapus cache untuk mengakses server lebih cepat.
  • Situs web atau server lain offline ketika Anda terakhir mengunjunginya (kejadian langka) tetapi sejak itu telah kembali online. Cache biasanya menyimpan catatan bahwa server sedang offline selama lima menit setelah kunjungan terakhir Anda. Anda mungkin perlu mengosongkan cache untuk mengakses server lebih cepat.

ipconfig /registerdns

Opsi ini memperbarui pengaturan DNS pada komputer Windows. Alih-alih hanya mengakses cache DNS lokal, namun, opsi ini memulai komunikasi dengan server DNS dan server DHCP untuk mendaftar ulang dengan mereka.

Opsi ini berguna dalam memecahkan masalah yang melibatkan koneksi dengan penyedia layanan internet, seperti kegagalan untuk mendapatkan alamat IP dinamis atau kegagalan untuk terhubung ke server DNS ISP.

Suka artikel ini?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 4 =