Manfaat e-Government

5/5 (2)
Manfaat e-Government

Manfaat e-Government

Salah satu masalah vital yang dihadapi organisasi pemerintahan suatu bangsa adalah biaya yang terlalu tinggi, tidak berfungsi secara penuh serta tidak efisien dalam menjalankan tugas-tugasnya, yang mana hal ini tentunya harus diubah untuk mewujudkan suatu pemerintahan yang lebih baik.

Usaha-usaha yang dilakukan organisasi pemerintah di berbagai negara untuk mengimplementasikan penggunaan ICT dengan berbagai batasan-batasan yang ada diharapkan mampu memberikan jalan baru menuju pemerintahan yang lebih baik (good governance).

Apa tepatnya yang dijanjikan oleh e-Government dengan ICT sebagai tool-nya?

Manfaat Potensial

Paling tidak terdapat tiga dasar Manfaat e-Government terhadap perubahan potensial:

  1. Proses Otomatisasi: Mengubah peran manusia dalam menjalankan proses yang meliputi mene- rima, menyimpan, processing, output dan mengirim- kan informasi
  2. Proses Informasi: Mendukung peran manusia dalam menjalankan proses informasi, misalnya mendukung arus proses pengambilan keputusan, komunikasi dan implementasi.
  3. Proses Transformasi: membuat ICT baru untuk menjalankan proses informasi atau mendukung proses informasi. Sebagai contoh: membuat metode baru dalam pelayanan publik.

Manfaat Langsung

Selain itu, terdapat dua Manfaat e-Government secara langsung yang dapat diambil dari penggunaan ICT oleh organisasi pemerintah, yaitu:

  1. Internal: menyediakan manfaat yang lebih baik untuk memotivasi staf pemerintahan dan kontrol politik yang baik, atau memperbaiki citra publik.
  2. Eksternal: dengan penyampaian yang murah serta pelayanan yang baik, manfaat ICT ini dapat dinikmati oleh populasi yang luas.

Dalam beberapa tahun belakangan ini banyak negara di Asia-Pasifik mulai menyadari fungsi ICT untuk membantu mencapai tujuannya.

Beberapa proposal yang cukup ambisius dibuat untuk membangun sebuah e- Government dengan bantuan ICT. Memang perkem- bangan ICT memungkinkan organisasi pemerintah lebih menangkap dan mengekploitasi informasi.

Dan fleksibilitas ini menawarkan kesempatan baru untuk merancang proses bisnis serta mengatur organisasi.

Suka artikel ini?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *