dalam Sosial

Memperbaiki Proses Pemerintahan: e-Administration

Memperbaiki Proses Pemerintahan

Inisiatif ini terutama bertujuan untuk memperbaiki pekerjaan internal organisasi pemerintahan dalam lingkup sektor publik:

Memotong Biaya Proses

Memotong biaya finansial . dan waktu. Proses Otomatisasi dapat menggantikan biaya manusia yang tinggi dengan biaya pen gunaan ICT yang rendah untuk menaikkan efisiensi dan produktivitas.

Proses ini juga dapat mendukung keputusan dan implementasinya. Kasus Negara Mesir berikut sebagai contoh.

Pemerin Sistem Nomor ID Nasional di Mesir

Information &Decision Support Center di mesir menaik membuat database nasional dengan 85 juta record kelahiran, 34 juta record kematian, 12 juta record pernikahan dan 2 juta record perceraian. Sistem ini nenyediakan dasar bagi nomor ID nasional.

Oleh karena itu, maka aspek keamanan dan ketepatanm menjadi perhatian utama Oromatisasi proses ini pada akhirnya akan sangat menghemat biaya. Informasi berbasis nomor ID merupakan sesuatu eerint ng esensial untuk membangun layanan sektor menguat publik lainnya.

Mengatur Proses Performance

Perencanaan dan pengawasan hasil dari penggunaan resource yang (manusia, keuangan, dan sebagainya). Proses dgital informasi mendukung hal ini dengan menyediakan informasi hasil proses dan hasil standar. Hal ini membuat lebih efisien atau efektifnya proses penggunaan resource yang ada.

Kasus Negara Tanzania berikut sebagai contoh.

Kontrol Manajemen di Tanzania

Pemerintah Tanzania meluncurkan siste terintegrasi Sumber Daya manusia dan Penggajian yang menangani 280.000 pegawai pemerintah Investasi ini menghabiskan 6.5 juta US$, yang pada akhirnya akan menaikkan fungsi manajemen, mengurangi pekerja, kontrol serta keakuratan data.

Pemerintah Tanzania juga mengimplementasikan Integrated Financial Management System (IFMS) pada semua departemen di Dar es Salaam dan Dodoma menggunakan WAN (wide area network).

IFMS menaikkan kontrol pengeluaran belanja, yang hasilnya terlihat dari laporan detail pada beberapa bulan berikutnya.

Membuat Strategi Hubungan dalam Organisasi Pemerintahan

Hubungan antarsuborganisasi pemerintahan dalam berbagai level digunakan inil atu to menguatkan kapasitas untuk meneliti, membangun dan mengimplementasikan strategi dan kebijakan.

Contoh yang serupa dengan hal ini adalah hubungan antara pusat-daerah, departemen dengan departemen, eksekutif-legistatif. Proses Otomatisasi & proses Informasi mendukung pembuatan aliran digital.

Kasus Negara China berikut sebagai contoh.

Formulasi Implementasi China

Pemerintah China mengakui bahwa formulasi iplementasi yang baik dalam penggunaan I dapat mendukung strategi pembangunan Pemerintah membagun ICT-enabled National A 21 Network, yang fokus utamanya pada hubungan ntara pemerintah pusat dengan pemerintaha lokal dan institusi penelitian sektor publik.

Proyek ini juga membantu hubungan antara pembuat keputusan dengan pihak lain melalui weh- sed data resource.

Jaringan ini membantu mengantarkan informasi yang lebih cepat kepada lingkungan pembuat strategi keputusan.

Meningkatkan Pemberdayaan

Proses transformasi mendukung pembuatan aliran informasi ke pembuat keputusan, dan memungkinkan memproses imple- mentasinya di lokasi yang lain.

Hal ini bermanfaat untuk mengurangi biaya, menambah kecepatan serta membuat proses yang lebih fleksibel dan responsif.

Kasus Negara Afrika Selatan berikut sebagai contoh.

Pemberdayaan Kekuasaan

Pemerintah Afrika Selatan membuat perluasan dengan menggunakan ICT dalam menawarkan demokratisasi pada sektor publik, oleh dan untu minoritas Afrika.

Johannesburg Metropolitan Council berinisaitif membuat proyek intranet, yang membe- rikan akses informasi dari resource informal maupun formal kepada semua stafnya. Dengan sistem ini proses yang terjadi di dewan bisa lebih transparan Sekarang proyek ini bermaksud mencakup semua komunitas pemimpin-pemimpin lokal di Afrika Selatan.

Tulis Komentar

Komentar