dalam Ideas

Cuma orang yang nunggu sesuatu yang udah pasti yang merasa baik-baik aja. Selebihnya, pasti banyak yang setuju kalau yang namanya menunggu itu sungguh membosankan. Apalagi kalau belum pasti kapan tibanya hal yang ditunggu itu. Misalnya, janjian sama teman, udah nunggu lama, ditelepon untuk tanya dia jadi dateng atau nggak, tapi teleponnya nggak diangkat. Pasti galau kan? Mau ninggalin, takutnya dia dateng, nggak ditinggalin takutnya dia malah lagi asik main karapan sapi.

Cuma bisa ngebayangin deh gimana keselnya para calon penumpang Lion Air yang penerbangannya delay. Bahkan ada yang udah capek nunggu tanpa kabar selama dua hari seperti yang terjadi pada tanggal 19 februari 2015 kemarin. Itu mah kayaknya bukan delay lagi, tapi pesawatnya emang lagi nggak narik.

Kasian banget mereka. Gimana kalau mereka sengaja milih naik pesawat karena ada urusan mendesak? Mau pindah ke maskapai lain, nggak diakomodasiin. Nggak dikasih kompensasi berupa makan, apalagi tempat menginap. Mau batalin tiket, petugasnya juga mendadak pada ngilang. Gimana dong?

Mimin sendiri belom pernah naik pesawat atau ngalamin pesawat yang delay, sih. Tapi berhubung Mimin sotoy, kali ini Mimin tetep mau ngasih tips seputar apa aja yang bisa dilakukan kalau penerbangan kamu kena delay.

1. Tidur

Tidur itu ibarat duit. Sedikit nggak puas, kebanyakan nggak apa-apa. Yah paling kalo kebanyakan, muka kamu jadi mirip bantal, atau ketinggalan pesawat. Makanya tidurnya di ruang tunggu bandara aja, barengan sama penumpang yang bakal naik pesawat yang sama. Jadi, kalau ternyata pesawatnya datang dan udah bisa boarding, mereka bakal ngasih tau. Itu juga kalau mereka peduli sama nasib kamu, sih…

Tapi kalo nggak mau ketinggalan pesawat waktu kamu tidur di ruang tunggu, coba bawa tali yang panjang. Ikat ujung tali yang satu ke kakimu, dan ikat ujung lainnya ke roda pesawat. Niscaya, sepules apapun kamu tidur, kamu bakal kebangun pas pesawatnya berangkat.

2. Baca

Biasanya di perjalanan, orang-orang suka baca buku untuk menghabiskan waktu, dairpada bengong. Kamu juga bisa baca sambil nunggu. Nggak bawa buku atau majalah sendiri? Nggak masalah. Ada banyak hal yang bisa dibaca di bandar.

Misalnya, majalah atau buku orang di sebelah kamu, jadwal penerbangan, dan iklan. Terus misalnya ada orang yang megang buku tapi malah dianggurin bukunya, kamu bisa nawarin diri untuk ngebacain. Jadi sama-sama untung. Kamu nggak punya buku tapi bisa ikutan baca. Yang punya buku juga tinggal dengerin. Aaaah indahnya dunia.

3. Observasi

Waktu browsing, coba kamu cari tahu juga hal-hal kayak sejarah bandara tempat kamu nunggu itu, kerjaan orang-orang di bandara itu apaan aja. Kalau ada orang lewat, perhatiin dan coba tebak kira-kira mereka itu orang mana dan mau kemana, zodiaknya apa, dan karakter sesuai weton-nya gimana.

4. Bikin prakarya

Ketika udah beres baca, tapi masih harus nunggu selama beberapa jam, kamu masih bisa melakukan hal lain yang kreatif. Ya, bikin prakarya. Kamu bisa Googling atau browsing Pinterest. Kalau bawa kertas lebih bisa coba bikin origami.

Atau coba tutorial make up dan rambut. Atau… kamu coba belajar bikin simpul-simpul kayak waktu Pramuka dulu. Siapa tahu nanti bisa berguna. Berhubung nggak bawa tali-temali, kamu pake tali tas orang-orang yang ada di ruang tunggu. Atau tali sepatunya. Tapi gunain ikat pinggang orang-orang ya, takut ada wabah celana melorot massal.

Coba dandan kayak gini di ruang tunggu, gaes. Pasti seru.

5. Nyari jodoh

Kelamaan duduk juga nggak bagus, gaes. Nah, coba kamu gantian kasih duduk buat orang lain. Terus kamu jalan-jalan deh di sekitar bandara. Kalau ada yang lagi ngepel, ya dibantuin. Ada yang lagi nangis karena ditinggal sama Rangga, dihibur…

Selain untuk memperlancar peredaran darah, jalan-jalan bikin pikiran jernih lagi. Terus siapa tahu waktu jalan kamu ketemu jodoh. Di bandara kan ada banyak banget orang tuh. Jadi nanti banyak teman kayak Tom Hanks di film The Terminal ini.

Oke, terlepas dari tips ngaco ini, kamu harus tahu hak-hak kamu sebagai penumpang. Kalau penerbangannya delay karena masalah dari maskapainya, bukan dari faktor cuaca, kamu biasanya dapat kompensasi berupa makanan dan bahkan tempat untuk menginap, tergantung dari lamanya delay.

Tapi cobalah untuk setia sebisa mungkin tetap ramah sama petugasnya. Kan bukan salah mereka juga kalau pesawatnya kendala teknis. Terus kadang petugas di lapangan juga nggak tau jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan kamu karena mereka juga nggak dikabarin atasannya. Intinya, tetep nyoba untuk sabar dan tenang. Kecuali kalau kendala teknisnya udah dua hari dan tetep dicuekin sih.

Eniwei, mau coba yang mana nih kalau nanti penerbangan kamu delay?

Tulis Komentar

Komentar