dalam Sosial

Pernah ngerasa nggak kalau kalian punya pacar, pas nggak ketemu bawaannya kangen, nggak sabar pengin ketemu, padahal baru aja ketemu seperempat jam lalu, tapi giliran ketemu malah berantem, diem-dieman sampe capek.

Atau malah selama berhubungan, kalian mengisi hari-hari dengan berantem, giliran si dia ngilang, baru deh bingung nyariin. Nyariin untuk kemudian berantem lagi. Logika cinta memang aneh.

Kalu dibilang gini gimana? Ketika kita udah sangat terbiasa dengan sesuatu, semenyebalkan apa pun dia, saat dia menghilang, kita akan merindukannya. Hal itulah yang dialami penduduk Jakarta dengan macet. Setiap hari bertemu, setiap hari pula penduduk Jakarta mengutuknya. Kebencian yang telah mendarah-daging ini bukan tidak mungkin akan menimbulkan cinta. Iya, to. Siapa coba yang bilang cinta sama benci itu beda tipis? Salahin aja.

Balik lagi, jika suatu hari nanti, Jakarta terbebas dari macet, mungkin hal-hal inilah yang akan lo rindukan:

1. Ketegangan

Ketika macet, kita ditantang untuk selalu fokus, isi setiap celah yang ada. Nggak boleh ada yang nyalib. Pencet klakson sekenceng-kencengnya.

Bayangkan betapa sepinya ketika macet nggak ada lagi di Jakarta. Siapa yang bisa kita klaksonin? Celah mana yang bisa diisi lagi, karena jalan itu udah terlalu luas untuk kita sendiri. Sedih.

2. Yang nggak sengaja nyenggol

Bukan ditabrak, tapi disenggol dikit sama motor dari belakang, pasti bikin kita bete terus ngelihat ke belakang sambil melotot. Udah tahu macet, bukannya sabar dikit. Berantem aja apa?

Dan ketika macet itu sudah hilang, tak ada lagi sentuhan-sentuhan dari belakang. Semua akan terasa sepi. Tak ada pula lambaian minta maaf diiringi tundukan yang membuat kita merasa menang. Semuanya hilang.

3. Angkot ngetem

Kadang sering terjadi macet begitu panjang disebabkan oleh seekor angkot yang ngetem menunggu penumpang. Diteriakin nggak guna, apalagi diklakson. Malahan itu angkot nglakson balik, nggak tahu nglaksonin siapa. Maka terjadilah paduan suara klakson yang riuh.

Jika macet menghilang, lagi-lagi sepi akan melanda. Membuat kita hanya bisa berteriak di dalam hati.

4. Pak Ogah

Hilangnya kemacetan, otomatis akan menghilangkan mata pencaharian beberapa orang termasuk Pak Ogah. Pengendara mobil udah nggak perlu bantuan mereka untuk mutar arah. Akibatnya, uang receh jadi numpuk dan kita nggak tahu ke mana harus menyimpannya.

Itu dia prediksi Y-Team jika macet menghilang dari bumi Jakarta. Teori ini hanya bisa dibuktikan ketika macet benar-benar menghilang yang mungkin akan terjadi ketika Israel dan Palestina damai.

Tulis Komentar

Komentar